Setelah memilih elektroda dan gas pelindung, maka kondisi pengoperasian harus dipilih. Parameter yang paling penting dalam pengelasan adalah arus las, ekstansi elektroda, tegangan las dan kecepatan pengelasan (arc travel speed). Parameter ini akan mempengaruhi hasil las secara langsung.
1. Pengaturan besar arus las
Besarnya arus & tegangan pengelasan adalah tergantung dalam tebal bahan & diameter dawai elektroda dan posisi pengelasan atau menurut WPS ( welding prosedure specification) pekerjaan tersebut.
Arus las merupakan arus listrik yg digunakan buat melakukan proses pengelasan. Dalam proses pengelasan MIG ( metal inert gas ), arus las secara langsung berhubungan dengan kecepatan wirefed. Jika arus las dinaikkan maka kecepatan wirefeedjuga seharusnya naik. Hubungan ini umumnya diklaim ciri ?Burn-off?.
2. Elektroda perluasan
Ekstensi elektroda atau biasa diklaim menggunakan ?Stick-out?Adalah jeda antara titik terujung dari hubungan listrik, umumnya ujung dari pipa kontak, menggunakan ujung menurut elektroda. Jarak tersebut akan menghipnotis besarnya arus listrik yang diperlukan untuk melelehkan elektroda
tiga. Tegangan las
Tegangan busur las merupakan tegangan diantara ujung elektroda dan benda kerja. Tegangan listrik pada pengelasan memegang peranan krusial pada jenis transfer logam yang diinginkan. Transfer logam arus pendek membutuhkan tegangan yg rendah, sementara transfer logam spray membutuhkan tegangan yang lebih tinggi lagi. Apabila arus listrik dinaikkan, maka tegangan las juga harus dinaikkan buat menghasilkan kestabilan
4. Kecepatan pengelasan
Kecepatan pengelasan berbanding secara linier dengan pergerakan busur las sepanjang benda kerja. Parameter ini umumnya dinyatakan dalam meter per mnt. Pernyataan yang herbi kecepatan penglasan :
a) Dengan meningkatnya ketebalan material, kecepatan harus diturunkan
b) Dengan material & jenis penyambungan yg sama, jika arus listrik semakin tinggi, maka kecepatan pengelasan juga harus meningkat
c) Kecepatan pengelasan yg lebih tinggi dapat memakai teknik pengelasan maju (forehand technique)
Tidak ada komentar: